Sunday, June 15, 2014

Cerita Hidup Ini Tentang Sebuah Cerita

Saat itu berawal dari 16 maret 2014, aku berkenalan dengan seorang wanita dalam sosial media facebook. Awalnya aku merasa perkenalan itu biasa saja karena saat itu aku masih punya pacar. beberapa lama kita chat di social media itu, aku memutuskan untuk meminta pin bbm, awalnya aku hanya iseng saja karena saat itu saya lagi ada sedikit masalah dengan pacar ku yang jauh. Nah dari awal itu kita sering berkomunikasi lewat BBM dan entah kenapa aku ber keinginan untuk menagajak dia ketemu dan dia menyetujuinya, akhirnya kita bertemu setelah seminggu kita komunikasi lewat BBM.

Pada saat itu pula aku mengajaknya pergi ke sebuah toko buku berniat untuk membaca buku saja, tetapi entah kenapa peasaan ini berbeda saat melihat dia dalam tatapan mataku kalo dia itu sosok yang sering aku jumpai tapi aku gatau entah dimana. Berawal dari iseng tersebut perasaanku ke dia sangat berbeda. tapi sayangnya dia sudah punya pacar dan hal itu yang mebuat down untuk mendekatinya, karena takut di tolak.. hehehehehehe  lol

Selang bebera lama kami berkomunikasi lewat BBM dan akhirnya dia memutuskan untuk singgah ke gubug deritaku (Kontrakan House) yang mungkin tak aku sangka sebelumnya. Saat itu aku masih belum yakin dengannya karena baru 2 x bertemu akan tetapi aku sudah berpikiran untuk k**s dia dan dia pun let it flow ... Tapi pikiranku mungkin karena dia jauh dengan pacar dan ingin jadikan aku pelampyasannya saja. Seiring berjalannya waktu dia sering kerumah dan tanpa sadar aku sudah jatuh cinta sma dia dan aku ingin melupakan pacar saya yang jauh disana.

Mungkin ini bisa dikatakan " Suatu hal yang special bisa dikalahkan dengan yang selalu ada"
Tapi ada beberapa hal yang saya sayangkan ke dia dan masih banyak pertanyyan sebenarnya aku ingin tanyakan ke dia tentang pacar dia, aku sangat bingung dengan hal itu dan sering kali aku merasakn sangat sakit hati dan cemburu, aku belum mengerti bagaimana jalan pikiran aku dengannya.

Entah dia sayang 100% ataukah hanya 50:50, dari beberapa kata yang dia ucapkan sangat menyakinkan jika dia sayang padaku tapi entah kenapa aku masih ragu dengan hal itu. banyak lelaki yang deketin dia dan mungkin dia kasih harapann juga sma sepertiku dan akupun merasa binggung.
setelah beberapa hari aku menatapnya memejamkan mata di sebelah tatapan ku , aku selalu berpikir apakah dia yang akan mengisi hari tuaku nanti ... apakah dia cinta sejatiku dan apakah saya bisa buat dia dan keluarganya bahagia seperti apa yang saya cita2kan.

Mungkin kalau dia benar sayang denganku, aku akan lebih menyayangiunya.
saat dia sedih aku ingin buat dia tersenyum, saat dia nangis ak .ang bakal hapus air matanya dan semua akan akan aku lakukan untuk kebagiaan dia. Aku sangat berharap dia tidak hanya buat aku pelampyasannya dia saja, karena yang aku rasakan ke dia melebihi dari apa yang dia tau saat ini.

Selang beberapa lama aku berhubungan dengannya, kita sangat merasa nyaman, saling memiliki, dan setiap moment aku abadikan dengannya. Dalam pikiranku ini adalah kisah dimana aku menemukan kebahagiaanku, aku rasa diapun merasakan hal yang sama seperti apa yang aku rasakan. Akan tetapi di saat perjalanan yang indah ini aku menemukan sebuah jalan berliku dimana dari jalan itulah hubungan kita berakhir. Saat itu berawal aku kerumahnya dengan bermaksud untuk mengenal lebih dekat dengan sanak keluarganya, tapi entah kenapa perasaanku punya feeling berbeda dengan ini, dan setelah beberapa hari aku selidiki aku ini bukan restu orang tuanya. Aku berpikir dari hal ini dan feeling down untuk lanjut, tapi karena aku sayang aku selalu tetap berusaha.

Mungkin ini puncak dari semua kebahagiaan yang aku rasakan bersamanya, dia pun memilih untuk mengikuti semua kemauan orang tuanya. Sempat aku berpikir dalam hidup ini adalah Restu Tuhan adalah restu orang tua. Tapi dari hal ini aku banyak mendapat pelajaran dan aku sangat optimis untuk jadi lebih baik lagi. Memang benar bumi ini sangat bulat dan aku sangat merasakan itu, saat aku bahagia saat itu aku berada dalam sinar matahari dan berputar ke gelapan saat itu aku berusaha berpikir untuk mendapakan sinar itu lagi di hari esok. Aku sangat senang dengan semua hal yang aku dapatkan, optimisku meningkat dalam hal ini. Dulu aku mengenalnya seperti dalam cerita dimana dari banyak bintang yang aku lihat hanya dia yang bersinar, akan tetapi sekarang dari banyak bintang itulah banyak juga bintang lain bersinar lebih terang dari sinar yang aku lihat sebelumnya. Maka dari itu aku sekarang tak akan berpatokan untuk mencari bintang yang hanya bisa menyinariku saat gelap saja, tapi bisa menyinariku saat terang karena sinar yang terlihat saat terang itulah sinar yang paling indah dalam hidup dan akan terasa sangat lama.

No comments:
Write comments