Tuesday, June 17, 2014

Cerita Pahit Manis Hidup


Kebahagiaan hidup adalah suatu hal yang mungkin tujuan dari semua orang, akan tetapi dalam perjalanan tersebut sangat banyak hal yang harus kita hadapi, berbagai cobaan,hinaan, bejatan ataupun apa yang membuat kita akan berpustus asa.


Anggap saja kita mau mendaki gunung yang dimana kita harus memulainya dari bawah hingga mencapai pucak tersebut, akan tetapi dari perjalanan itu kita akan merasakan sedih, capek putus asa dan lelah untuk itu dan akhirnya kita mencapai di puncak. Dari perjalanan itu akan ada banyak pengalaman pahit dan manis kita rasakan sehigga sesudah di puncak akan sperti biasa. Begitu pula hidup.. dari tujuan yang kita ingin capai itu yang kita nikamati adalah perjalanannya dan sudah mencapai tujuan itu akan sperti biasa.


Mungkin sekarang aku akan cerita kisah aku yang lumayan hancur dari baru lahir. Aku ini anak yang terlahir dari keluarga broken home, aku di besarkan oleh kakek neneku sejak dari kecil. 23 tahun yang lalu , bapak dan ibu aku bercerai sejak aku masih berumur 6 bulan, aku di tinggalkan mereka dan di ambil oleh kakek dan neneku .. aku tidak pernah merasakan apa itu susu asi, apa itu belaian seorang ibu, tapi aku sangat bersyukur sekali karena ada kakek neneku sebagai orang tua keduaku dan aku anggap mereka yang pertama. 

Aku mendapat banyak hal dari mereka, bnyak pendidikan, ilmu, tata krama dan etika untuk menajalani hidup ke depannya. Dari semua hal yang aku dapatkan dari neneku kadang aku berpkir kebahagiaan itu tidak hanya di dapatkan dari orang tua yang melahrikan kita tapi bisa kita dapatkan mungkin lebih dari orang terdekat kita yang mungkin bisa lebih sayang dari apa yang kita bayangkan denagn orang tua kandung sendiri.


Selama beberapa tahun aku bersama mereka, aku merasa bahagia walaupun mereka sering marah, bawel dan galak sma aku dari sanalah aku dapat banyak sekali pelajaran yang sangat berharga untuk kedpannya dalam hidupku. Bebrapa tahun aku mejalani hari hariku dengan kakek neneku dengan penuh bahagia dan hingga pada saatnya aku di beri kebebasan oleh kakek neneku untuk menemui siapa yang sebenernya melahirkan saya dan siapa ibu kandung saya. 

Saya berniat mencari dan mencari sehigga aku menemukannya, antara senang dan marah itu ada dalam benak aku setelah bertemu dengannya selama beberapa tahun akan tetapi dari batinku berkata dia sudah berusaha mengandungku sakit senang selama 9 bulan dan sehingga aku bisa lahir di dunia ini, aku tidak bisa balas semua itu. Mungkin caraku membalas adalah mebahagiakan dia dengan apa yang aku miliki sekarang. Aku sangat iklas dengan semua itu aku senang skarang bisa ketemu walaupun tidak bersatu lagi akan tetapi perasaan ingin tahu ini sudah terobati.


Demikian sedikit kisah hidup pahit dan manis nya yang aku alami selama ini. mungkin jika ada hal yang tidak berkenan ataupun sama denagn para pembaca mungkin bisa di maklumi.
Kita akan bertemu di tulisan yang lainnya lagi .....

4 comments:
Write comments