Saturday, January 10, 2015

Cerita Tentang Dia

Saat itu di McDonals aku dengan getaran hati menunggu gadis (Sebut saja namanya Ratna Komala) yang sebelumnya aku kenal lewat jejaring social media facebook. Pertemuan ini adalah awal dari kisah cinta yang pertama dan aku anggap paling indah dalam 24 tahun hidup ku ini. Pertama saya bertemu dengan dia, rasa yang special tidak ada melintas di dalam diri aku, semua itu terasa biasa saja. Aku rasa pertemuan ini hanyalah pertemuan yang biasa orang lakukan pada umumnya dan entah kenapa seiring berjalannya waktu dan kita saling bertukar pikiran dan dinner bareng, kita merasakan hal yang bedabb dan begitu juga dia. Saat itu aku masih sangat malu untuk berkata, aku berpikir mungkin ini yang namanya sayang, atau mungkin orang bilang ini Cinta?. Pertanyaan itu masih menghantuin pikiran ku stiap aku memejamkan mataku di malam hari.

Dan akhirnya setelah beberapa lama kita saling mengenal, aku sebagai lelaki yang mustinya lebih gentelman, dengan gagah berani mengungkapkan kalau apa yang selama ini dirasakan itu adalah mencintainya dan menyayanginya. Dan pada saat itu juga dia mengungkapkan hal yang sama seperti apa yang aku ungkapkan. Akan tetapi satu hal pertanyaan dari dia " Adi ... apa alasan kamu mencintaiku ? " Tak ada alasan jawabku. Karena dalam prinsipku cinta itu tak harus memerlukan alasan akan tetapi perasaan yang tak berlasan. Seiring berjalannya waktu kami menjalani hubungan ini dengan penuh bahagia dan senang, akan tetapi terkadang juga kita menghadapi masalah dan itu juga bisa kita hadapi bersama. Berselang kita pacaran selama satu tahun dan dia graduate high school.
Saat inilah penentuan untuk kita kedepannya seperti apa. Saat itu aku masih grade 3 di university. Ratna memutuskan untuk kuliah kedokteran dan fail test. Aku recommend dia untuk kuliah flight attendant, karena aku lihat dari segi postur body dia mencukupi untuk itu, dan akhirnya dia setuju untuk ambil bidan itu. Akan tetapi saat itu kendala kita adalah kita harus mengenal hal baru yang dinamakan LDR (long distance relationship) dan realnya adalah Long Distance Rela diboongin) :'(.

Selama kita menjalani hubungan ini, walaupun jarak puluhan mil memisahkan kita, akan tetapi smua berjalan lancar dan great communication each other. Akan tetapi rasa rindu itu sering sekali melanda diri kita masing masing. Dan era globalisasi inilah yang sangat membantu aku dan hubunganku ini. kita bisa menggunakan messenger untuk lebih intens berkomunikasi, bisa face to face via facetime or skype dan many more. Sebelumnya kita sudah berkomitment untuk percaya satu sama lain walaupun apa yang terjadi dan tak terasa kami menjalaninya walaupun sedikit masalah yang melanda. Dari situlah kesetian kita di uji. Selama satu tahun Ratna kuliah dan ada beberapa company airline meminta ratna datang untuk intereview job di sebuah airline swasta dan akhirnya dia lolos sebagai flight attendant. Saat itu banyak hal dan moment kita abadikan yaitu saat kita berada di suatu tempat bersama tak lupa kita selalu mengabadikan moment yang sangat indah itu. Stiap sebulan sekali kita selalu bertemu dan selalu kita mengabadikan pertemuan itu. Setiap sudut kamarku tertempel beberapa kertas dengan senyum kita bersama. Hal ini membuat aku sangat sulit untuk melupakan semuanya.

Sekarang aku mau flashback ke 2 bulan yang lalu di tahun 2014 saat kejadian dimana pengharapan berubah menjadi hal yang cukup membuat aku berpikir kalau cinta untuk penuh dengan resiko yang di sebut broken heart dan juga kekecewaan dalam diri hingga sampai sekarang ini masih belum bisa di hilangkan.Saat itu aku berencana untuk memebuat suatu kejutan untuknya yang dimana saat itu aku hanya ingin membuat hungungan ini lebih harmonis dan romantis dari sebelumnya selama 4 tahun kita bersama. Saat itu aku dari Bali flight menuju Jakarta untuk menemuninya tanpa excuse dari dia. Dengan rasa penuh harapan aku flight ke jakarta menempuh 1 jam 55 menit. dan sesampainya di jakarta aku bergegas untuk segera menemui dengan sebuah kejutan. Aku datang ke apartementnya dengan membawa seikat bunga dan sepasang cicin untuk kelanjutan hubungan yang lebih serius. Pertama sebelum aku sampai di Apartemennya, perasaanku sedikit tidak karuan krena terlihat mobil CRV warna putih plat B 265 YFG parkir tepat di depan apartemennya.

Secara perlahan aku menoleh ke pintu apartementnya dan akhirnya terbukalah pintu kamarnya dan entah perasaan dari mana, serasa ada ribuan anak panah datang dari belakang dan menusuk tulang rusuk aku yang paling dalam dengan meliha Ratna di peluk dan di cium mesra di depan mataku. Saat itu aku hanya bisa terdiam dan melihat betapa maya dunia ini. Sungguh tak ada dalam benak aku hal ini akan terjadi denganku. Bunga yang aku gengam dan cincin yang ada dalam sakuku terasa tak ada berarti lagi. Saat aku melihatnya dan secara spontan ratna juga melihatku dan menghampiriku dengan wajah yang belum pernah aku lihat sebelumnya, aku hanya bisa terdiam karena ke tidak nyataan yang aku lihat saat itu. " Kenapa kamu tak berkabar ke jakarta ? " Kenapa kamu melakukan hal ini kepadaku ? Jelaskan !!! Jawabku. Dengan menundukan kepalanya dia tak mengucapkan sepatah katapun. Dan saat itulah dengan rasa yang kecewa aku memutuskan hubungan ini dan meninggalkan dia dengan lelaki itu. Dengan rasa yang sangat tidak karuan aku pergi menuju airport dan kembali ke bali dengan penerbangan terakhir. Saat itu dimalam hari jam 21.15 WIB aku duduk sendiri dengan ranselku di Gate international airport soekarno hatta. Aku belum bisa membayangkan hal ini terjadi. Iphone berubunyi aku tak menghiraukannya. BBM , line, whatapp dari ratna tak sedikitpun aku hiraukan. Menurutku hal ini tidak perlu penjelasan yang significant karena semua ini sudah sangat membuatku kecewa.

Jam 22.10 aku flight menuju Bali dengan penuh rasa yang tidak bisa di bayangkan perjalanan di udara terasa begitu cepatnya. Kenapa hal ini terjadi kepadaku? Apakah kesetiaan itu balasannya adalah kekecewaan ? banyak pertanyaan datang dari berbagai aspect dalam pikiranku, seakan ini hanyalah sebuah mimpi buruk saat aku tertidur. Tapi setelah aku sadari semua ini adalah nyata. Kenyataan dimana kasih sayang dan cinta dalam sebuah hubungan itu resikonya begitu besar dari pada kasih sayang hanya sebagai teman. Dibandingkan dari kisah yang sebelumnya aku alami, kisah cinta dan hubungan ini membuat aku tersadar betapa sulitnya menjalani hubungan dengan jarak ratusan mil dan hanya bermodalkan teknologi dalam berkomunikasi.

Sehari setelah kejadian itu, seperti biasa aku melakukan aktivitas keseharianku dengan bekerja dan datang ke kampus seperti biasanya. Akan tetapi luka ini belum bisa terobati selama sebulan selalu saja ada yang menganjal dengan hal itu. Sering kali ratna menelpon untuk membenahi hubungan ini tapi dalam hatiku sulit sekali untuk menerima kenyataan ini. Rasa sayang selalu ada dan tak pernah hilang ke dia akan tetapi rasa kecewa ini membuat hilangnya rasa untuk bisa bersama lagi. Dari kejadian ini semua teman di kampus maupun di sekeliling aku ceritakan tentang hal ini dan mereka hanya memberiku satu kata yaitu Sabar dan iklaskan. Dan setelah beberapa lama aku mencoba dan mencoba iklas itu sedikit demi sedikit tumbuh dan di akhir 2 bulan kejadian itu aku sudah bisa di bilang move on akan tetapi belum let go.

Dari cerita ini aku berkesimpulan bahwa setiap jalan hidup manusia itu ada susah senang dan duka, mungkin ini sudah resiko aku untuk mencintai dan sakit hati.Tapi dari hal ini aku banyak mendapat pelajaran dan aku sangat optimis untuk jadi lebih baik lagi. Memang benar bumi ini sangat bulat dan aku sangat merasakan itu, saat aku bahagia saat itu aku berada dalam sinar matahari dan berputar ke gelapan saat itu aku berusaha berpikir untuk mendapakan sinar itu lagi di hari esok. Aku sangat senang dengan semua hal yang aku dapatkan, optimisku meningkat dalam hal ini. Dulu aku mengenalnya seperti dalam cerita dimana dari banyak bintang yang aku lihat hanya dia yang bersinar, akan tetapi sekarang dari banyak bintang itulah banyak juga bintang lain bersinar lebih terang dari sinar yang aku lihat sebelumnya. Maka dari itu aku sekarang tak akan berpatokan untuk mencari bintang yang hanya bisa menyinariku saat gelap saja, tapi bisa menyinariku saat terang karena sinar yang terlihat saat terang itulah sinar yang paling indah dalam hidup dan akan terasa sangat lama.

No comments:
Write comments