Wednesday, September 26, 2018

Belajar "FOKUS" Dari Cerita Ini

Suatu hari diceritakan ada seorang anak yang setiap hari rajin sembahyang ke tempat suci, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya,

Sumber Gambar :
https://www.facebook.com/nengah.garbo
"Yah mulai hari ini saya tidak mau lagi ketempat suci untuk sembahyang"
"Lho kenapa?" sahut sang ayah.
"karena di tempat suci saya
menemukan orang-orang yang kelihatannya rohani tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain". Sang ayahpun berpikir sejenak dan berkata,
"Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".
"Apa itu?"
"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling tempat suci, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling di tempat suci dengan hati-hati, hingga tak ada setetes airpun yang jatuh. Sesampai di rumah sang ayah bertanya,
"Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling tempat suci?"
"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"
"Tidak".

"Apakah di tempat suci tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya"?
"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.
"Apakah di tempat suci tadi ada orang-orang yang membicarakan kejelekan orang lain"? tanya sang ayah lagi.
"Wah, saya tidak denger karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ayah pun tersenyum dan berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kamu disibukkan hanya untuk menilai kualitas orang lain dan membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus berbenah menjadi diri yang lebih positif.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang banyak.

Terimakasih sudah membaca.

No comments:
Write comments