Saturday, September 1, 2018

Kisah Putri Mawar Dan Burung Emas

Zaman dahulu kala, di negeri yang amat jauh hiduplah seorang putri cantik yang bernama Putri Mawar. Ia dipanggil begitu karena memiliki rambut panjang berwarna merah yang menyerupai bunga mawar.


Setiap malam, ia selalu berdiri di depan balkon istana dan menepuk tangannya. Kemudian, datanglah burung kecil berwarna emas dan hinggap di bahunya. Setiap si burung datang, secara ajaib rambut Putri Mawar mengeluarkan cahaya kemerahan yang amat indah.

Burung emas lalu bersenandung nada-nada indah, Putri Mawar mengikutinya dan bernyanyi berasama. Nyanyian mereka membuat satu kerajaan tertidur lelap, nyenyak, dan bermimpi indah. Mereka lakukan hal itu setiap malam.

Nyanyian sang putri yang memberi mimpi indah membuat penyihir jahat iri hati. Ia kemudian memberikan sang putri mantra kutukan, "Bim salabim abrakadabra.... hulanglah warna sang mawar!" ujarnya.

Burung emas menjawab, "Putri, rendam rambutmu dalam air mawar."

Putri Mawar menuruti perkataan burung emas. Ajaib, rambutnya kembali berubah menjadi warna merah!. rakyatnyapun bisa kembali bermimpi indah.

Hal ini membuat penyihir semakin marah, Ia kembali memantrai sang putri namun kali ini, ia sekaligus melenyapkan seluruh kelopak mawar yang ada di penjuru negri.

Putri Mawar kembali kebingungan. Ia tidak bisa lagi berendam di air mawar seperti saran burung emas. Ia kemudian berjalan menuju balkon istana dan menangis.
Tanpa ia duga, seorang pangeran tampan datang membawa kota berisi rambut merah. Tanpa sengaja, kotak tersebut terkena tetesan air mata putri yang jatuh. Ajaibnya, air mata sang putri merubahh isi kotak tersebut menjadi kelopak mawar yang amat indah.

Putri Mawar segera merendam rambutnya dengan air mawar dan ia bisa kembali memberikan mimpi indah bagi seluur kerajaan.

Putri Mawar kemudian menikah dan hidup bahagia selama-lamanya dengan sang pangeran. Sementara si penyihir jahat, akibat tidak bisa menahan amarahnya, ia musnah dan hancur berkeping-keping.

TAMAT

Pesan Moral : Cerita ini memiliki pesan bahwa iri hati dan kebencian selamanya tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Selain itu, kebaikan dan ketulusan hati akan selalu menang melawan kejahatan.

No comments:
Write comments