Friday, October 12, 2018

Penjelasan Mengenai Baik Buruknya Berhutang

Kita jangan pernah bimbang, ragu, atau panik dan harus tetap percaya diri kalau anda memiliki hutang. Asalkan bisa mengelola dengan baik dan akan dapat banyak manfaat dari hutang. Hutang itu memiliki nilai-nilai positif. Memang sih, hutang itu tanggungan dan menjadi keharusan yang hukumnya wajig untuk membayar dan melunasi. Nilai positif hutang itu banyak, seperti, menyemangati, memotivasi untuk bekerja dan berusaha lebih keras, membuat seseorang disiplin, membentuk pribadi yang bisa dipercaya, dan yang tidak kalah penting, hutang itu menguntungkan karena bernilai ekonomi. Dengan catatan kita harus kelola dengan baik, kita manfaatkan untuk modal usaha.

Source : Google
Hutang bisa menimbulkan motivasi yang tinggi karena hutang membuat sesorang tertantang untuk bekerja, berusaha lebih keras untuk mengatasi hutang tersebut dalam situasi apapun. Motivasi yang tinggi itu menimbulkan energi dalam diri sehingga meskipun seharian bekerja tidak ada rasa lelah, dan tetap bugar.
Sebeleum memiliki hutang seseorang mungkin cenderung menganggap enteng kedisiplinan. Tetapi setelah punya hutang dihadapkan pada "deadline" waktu yang sangat ketat dalam hal pembayaran, seseorang bisa on time.

Selain itu karena dengan berhutang seseorang bisa memiliki fasilitas penunjang kerja seperti kendaraan, maka membuat seseorang yang dulu sering terlambat ngantor, begitu punya fasilitas, jadi disiplin dan berimplikasi pada produktivitas serta kualitas kerja.

Kepercayaan merupakan hal penting dalam persoalan hutang. Kalau hutang tersebut terbayar dan terlunasi dengan lancar dan tepat waktu, akan memudahkan seseorang untuk mendapatkan hutang lagi entah itu untuk keperluan yang sifatnya kensumtif maupun produktif.

Pihak yang meminjamkan akan menempatkanya pada posisi good customer yang layak mendapat pelayanan pinjaman, karena bisa dipercaya. Bahkan dengan bekal kepercayaan tersebut seseorang bisa mendapatkan hutang yang nominalnya jauh lebih besar sehingga bisa digunakan untuk mengembangkan bisnisnya.

Yang jadi masalah, tidak sedikit orang yang terlilit hutang dan tidak bisa keluar dari jerat hutang tersebut. Lilitan hutang yang sulit dilepas ini sering membuat seseorang putus asa, stress, dan depresi. Ada yang menghalalkan segala cara untuk bisa membayar hutang, yang lebih fatal lagi ada yang bunuh diri karena tak mampu membayar hutang. Ini karena hutang tidak dikelola dengan baik.

Seseorang terlilit hutang jika tak mampu membayar hutang meskipun telah berusaha dengan gai lubang tutup lubang. Dan hutang yang melilit itu biasanya tidak hanya 1 jenis atau 1 sumber, tetapi dari beberapa pihak. mulai dari tak mampu bayar credit card, hutang di perusahaan, hutang pada teman atau hutang pada keluarga.

Tips Terbebas Dari Lilitan Hutang

~ Jaga Komunikasi
Orang berhutang harus tetap menjaga komunikasi dengan pemberi hutang sebagai tikad baik agar tidak dicurigai dan dianggap akan lari dari tanggungjawab. Menjaga jarak komunikasi dan berusaha menghindar sering dilakukan ketika belum bisa membayar hutang. Cara ini mungkin sesaat aman, tapi justru akan membuat anda ketakutan dan terasa dikejar-kejar. Sering kita dengar pemberi hutang mengatakan "Klaau memang belum bisa bayar hutang jangan diam dan menghindar, minimal kasih tahu kalau belum bisa, sebagai itikad baik.

~ Kalau Hutang Itu Adalah Credit Card
Kartu kredit dapat menjadi dewa penolong keuangan kita. Tapi kalau hanya digunakan untuk memenuhi nafsu hedonis, kartu kredit akan menjelma menjadi pencekik yang nenbuat kita tak mampu bernafas. Jika yang membaut anda terjerat dalam kesulitan financial itu salah satunya adalah kartu kredit, bukan tidak ada solusi untuk keluar dari depresi. Hutang harus tetap dibayar agar tidak berurusan dengan hukum. Komunikasikan dengan penerbit kartu kredit, sampaikan kendala financial anda, dan minta keringanan pembayaran bunga sehingga anda hanya membayar hutang pokoknya saja.

~ Skala Prioritas Pembayaran
Dari segi bisnis, hutang memang menguntungkan. Dengan adanya hutang, kita akan mendapatkan keuntungan. Dengan berhutang, investasi dapat lebih banyak. Hutang bisa dari berbagai sumber, dari lembaga keuangan, perusahaan, kerabat, atau teman. Dari beberapa sumber itu pilih mana yang bisa diselesaikan dengan negosiasi, dan mana yang bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. Mana yang harus dibayar dalam jangka waktu cepat dan aman yang bisa ditunda pembayarannya.

Demikian penjelesan mengenai bai buruknya berhutang. Terimakasih Sudah Membaca


No comments:
Write comments